2020 04 21 13.21.52

Hadapi Covid-19, PKPS Gandeng RS Kelola Limbah Medis

SURABAYA – Pandemi COVID-19 mulai berdampak pada pengelolaan limbah medis di rumah sakit (RS). Dalam beberapa bulan terakhir diketahui kinerja pengelolaan limbah terhenti.

Berhentinya aktivitas pengelolaan limbah medis tersebut dapat menyebabkan penumpukan limbah dan sampah medis di RS. Pihak-pihak yang selama ini bermitra dengan RS dalam pengelolaan limbah dan sampah medis sebagian besar berhenti karena mengalami malaise karena dampak COVID-19.

2020 04 21 13 2067619869.

Kepada GreenNews – Ketua PKPS Surabaya, Nur Rahmad Ahirullah mengungkapkan terhentinya aktivitas pengelolaan limbah medis di RS bisa menyebabkan penumpukan. Selain itu, tak dikelolanya limbah dan sampah medis juga berpotensi menyebabkan masalah kesehatan dan lingkungan.

“Kami sudah menerima informasi tentang kondisi itu dari sejumlah RS Surabaya dan Jawa Timur. Sekarang kami sedang penjajakan untuk membangun kerjasama kemitraan pengelolaan limbah dan sampah medis RS,” ujar pria yang akrab disapa Nara itu.

Kerjasama kemitraan yang sedang dirancang adalah pengelolaan limbah dan sampah medis non-B3 Recycle. Di antaranya eks-kemasan infus, eks-kemasan B3, eks-jerigen hemodialisa dan eks-spuit.

Kini PKPS Surabaya tengah membangun komunikasi dengan sejumlah RS di Surabaya dan Jawa Timur untuk menjalankan rencana tersebut. “Kami mulai berkomunikasi dengan RS-RS supaya pengelolaan limbah dan sampah medis selama COVID-19 ini tidak terhenti,” terangnya.

Langkah PKPS Surabaya itu, lanjut Nara, merupakan keputusan pihaknya untuk menghadapi pandemi. “Kami memutuskan untuk menggandeng RS dalam masa pandemi. Agar pengelolaan limbah dan sampah medis tetap berjalan selama Covid-19 hingga nanti normal kembali,” terangnya. (kka)

Comment on "Hadapi Covid-19, PKPS Gandeng RS Kelola Limbah Medis"

  1. Asrul

    Selamat dan sukses PKPS Surabaya telah membantu pihak Rumah Sakit di Surabaya, dalam antisipasi Limbah RS pada masa Covid-19

    Salam ✍️💪🙏

Leave comment

Subscribe to our Newsletter!

Sign up to receive environmental news and updates!

dev