IMG 20210222 WA0030 1

PKPS Jatim Ikuti Pendampingan Kelembagaan Koperasi Simpan Pinjam

Empat PKPS di Jawa Timur mengikuti kegiatan Pendampingan Penguatan Lembaga dalam rangka Pemenuhan Komitmen Ijin Usaha Simpan Pinjam (IUSP) di Surabaya, 22 Februari 2021. Kegiatan tersebut dilaksanakan oleh Dinas Koperasi dan UKM Provinsi Jawa Timur di Hotel Sahid, Surabaya.

Hadir di antaranya Ketua PKPS Surabaya, PKPS Bangkalan, PKPS Bondowoso dan PKPS Bojonegoro beserta sejumlah pengurusnya. Selain empat PKPS tersebut juga hadir 26 koperasi lain. Total ada 30 koperasi yang mendapat pendampingan dari Dinkop dan UKM Jatim untuk persiapan menjadi koperasi simpan pinjam (KSP).

Kegiatan pendampingan berupa pelatihan tersebut sekaligus menjadi ajang koordinasi empat ketua PKPS tersebut. Di antaranya untuk terus memperkuat kelembagaan melalui berkoordinasi dengan pihak terkait dan terus menimba ilmu perkoperasian.

Selain itu, untuk memperkuat sinergitas atau kemitraan PKPS dan koperasi-koperasi lainnya yang berbeda bidang usaha atau UKM yang ada di Jawa Timur, empat PKPS di Jatim tersebut merencanakan segera mendirikan Pusat Koperasi
Pengelola Sampah (Puskopas) Jawa Timur.

Ketua PKPS Surabaya, Nara Ahirullah mengaku senang atas upaya pendampingan yang dilakukan oleh Dinkop dan UKM Jatim. Menurut dia, materi mengenai KSP sangat bermanfaat bagi PKPS. “Ke depan PKPS sebagai rumah bisnis pengelola sampah bisa makin baik lagi kinerjanya jika bisa menjadi KSP,” ujar Nara.

img 20210222 0906322148358082627458582 scaled

Jurnalis yang kini aktif dalam mengelola sampah itu menjelaskan, PKPS selain sebagai rumah bisnis juga merupakan lembaga keuangan yang dapat menjadi solusi para pengelola sampah dalam hal permodalan. “Kalau PKPS jadi KSP, maka kami bisa mewujudkan cita-cita membantu permodalan pengelola sampah seperti bank sampah, pemulung, pelapak atau pengepul yang jadi mitra PKPS. Sehingga upaya mewujudkan tata kelola sampah di Indonesia melalui PKPS bisa segera terlaksana,” tegasnya.

Hal yang sama disampaikan oleh Ketua PKPS Bondowoso, Danny Dwi Damara. Menurut dia, PKPS sangat mungkin menjadi KSP untuk membantu permodalan pengelolaan sampah. “Dengan begitu ekosistem pengelolaan sampah yang diharapkan terbangun secara luas nanti akan terwujud,” ungkapnya.

Danny berharap Dinkop dan UKM Jatim terus memberikan motivasi dan dukungan pada PKPS yang ada di Jawa Timur untuk bisa menjadi KSP. Terlebih PKPS – PKPS Jawa Timur dalam waktu dekat akan bersiap membentuk koperasi sekunder tingkat provinsi, sehingga jumlah PKPS di Jatim dapat berdiri sebanyak 38 atau sejumlah kabupaten/kota.

img 20210222 0835388760987017221716656 scaled

Sementara itu Ketua PKPS Bangkalan, Ery Yulianto dan Ketua PKPS Bojonegoro, Muin menyatakan akan mempersiapkan PKPS-nya untuk menuju perbaikan. Keduanya termotivasi dari kegiatan pendampingan Dinkop dan UKM Jatim tersebut untuk secara bertahap meningkatkan kualitas PKPS yang dipimpinnya. (rev)

Leave comment

Subscribe to our Newsletter!

Sign up to receive environmental news and updates!

    dev